galau session

hari ini, kalau boleh dirasa-rasa sebutlah saya galau. TA selesai sangat masih jauh di depan mata. kalau bilang ga dikerjain, saya ngerjain TA saya. rajin ke lab, rajin optimasi, rajin dll dsb. tapi mungkin, definisi rajin tidak akan membantu kalau apa yang saya kerjakan belum benar. iya, saya galau. saat teman-teman kemaren masukkin CV ke perusahaan saat career days. bahkan sudah ada yang diwawancara. panik. TA saja belum. tapi, sedikit ada suara di hati saya, “pasti nanti ada waktunya buat saya bisa dapet kerja kayak gitu. sekarang fokus dulu lah sama TA.. toh mau sekolah lagi juga..”. dan kalau orang galau lagi mikir, selalu banyak menggunakan kata tapi. Tapi, kalau ada kesempatan kenapa engga? tapi.. tapi saya mau sekolah lagi. tapi, tapi TA saya masih jauh. 

hari ini, pun setelah kerja dari lab yang ternyata mungkin saya harus mundur lagi atau cari jalan keluar lain (yang tetep harus mundur). jika disusun dalam sebuah algoritma, mungkin saya ada di posisi loop (sotoy, saya cuma tau istilah ini gara2 nonton Sheldon). ya intinya seperti itu. galaauu deh swerius. tapi saya inget bacaan di pintu laboratorium saya. bahwa di dalam penelitian sains itu, ada beberapa hal yang penting dan harus dipegang teguh. seperti Hukum Hofstader yang menyatakan bahwa aproksimasi waktu sangat sulit ditentukan pada pekerjaan dengan kompleksitas yang substansif. atau intinya, pekerjaan sains itu bisa sangat membutuhkan waktu yang lama. dan dalam penelitian tidak boleh berbohongyang saya inget cuma dua poin sih. hehehh. lain kali saya kasih tau deh poin lainnya. mungkin butuh waktu yang lama ya si TA saya ini jadi saya tenang2 aja kali yaa. hahahhah.. *delusional*

dan hari ini pun, barusan tadi.. mengobrol dengan seorang teman seperjuangan. bahwa kita sangat ingin pria yang ngemong. hahahahaha. dari TA ujung-ujungnya cowok! hahahaha. dan dari obrolan mengalor lalu mengidul, disimpulkan juga bahwa cowok dewasa biasanya ngemong. tapi cowok yang ngemong belon tentu dewasa. hmm. CMIIW.

dan postingan ini pun sudah sangat mengalor mengidul mengutara menyelatan.. terima kasih sudah menyempatkan membaca judulnya saja.hehehhehh